A. Sejarah
Perkembangan Delphi
1. Pascal
Delphi menggunakan bahasa Pascal, sebuah bahasa terstruktur generasi
ketiga, yang sering juga disebut sebagai bahasa highly typed, bahasa dengan aturan tipe data yang ketat. hal
ini akan menghasilkan program yang bersih, dengan gaya pemrograman yang
konsisten, dan yang terpenting dapat diandalkan untuk berbagai aplikasi. Pascal
mengalami sejarah yang panjang.
Kemunculan
Pascal boleh dikatakan terlamabt dalam sejarah bahasa pemrograman. Karena
muncul belakangan, Pascal dapat belajar dari pendahulunya seperti Fortran, Cobol dan PL/1 yang muncul
sekitar awal 1960-an. Niklaus Wirth menyatakan bahwa di mulai mengembangkan Pascal tahun 1968, dengan implemetasi
pertama dilakukan pada mesin seri CDC 6000 di tahun 1970.
2.
Bahasa C
Bahasa C belum muncul sampai
tahun 1972. C dibuat dengan tujuan yang berbeda dengan Pascal. C dibuat sebagai bahasa tingkat tinggi yang juga memberikan
kemudahan akses pada level bahasa rendah seperti yang diberikan oleh assembly. Pascal dibangun untuk menghasilkan aplikasi yang terstruktur dan
mudah dikelola.
Pada tahun 1975, Wirth
bekerja bersama Jensen untuk menghasilkan buku referensi Pascal “Pascal User Manual and Report”. Wirth
beralih dari Pascal tahun 1977 untuk mengerjakan Modula – penerus Pascal.
Tahun 1982 muncul ISO
Pascal. Ada seven besar pada bulan November 1983, dengan keluarnya Turbo Pascal. Tahun 1987 Turbo Pascal
sudah mencapai rilis 4. Turbo Pascal mengungguli lawan-lawannya dalam hal
kecepatan kompilasi dan eksekusi, meninggalkan pesaingnya dengan
kelemahannya.
3.
Dari Turbo Pascal menuju Delphi
Delphi, sebuah lingkungan
pengembangan pemrograman yang cukup ampuh di lingkungan Windows© dan Linux©
(dengan nama Kylix) muncul pertama
kali pada tahun 1995. Delphi,
merupakan kelanjutan dari Turbo Pascal©.
Borland sepertinya mengadu
untung saat memunculkan Pascal versi Object
Oriented. Namun ternyata keberanian itu memperoleh imbalan karena memang IDE tetap disukai dan waktu kompilasi
maupun eksekusi tetap cepat.
Versi pertama Delphi terasa
sangat terbatas kemampuannya dibandingkan dengan Delphi yang ada saat ini, namun saat itu Delphi meraih sukses karena faktor kecepatan. Pada era 1990-an Delphi terus berubah dengan cepat.
4.
Delphi version 8
Dari versi pertama Delphi
sekarang sudah sampai versi 8, yang mengikuti jalur arsitektur Microsoft© Net.
Namun demikian Delphi tetap merupakan, menurut hemat penulis, development tool yang terbaik untuk
Windows maupun Linux. Pascal adalah bahasa yang jernih, dan lebih disiplin
daripada Basic, dan dalam hal adaptasi pemragraman objek juga lebih baik
daripada Basic.
5.
Delphi 2005
Delphi 2005 Arch. Edition
yang mengikuti jalur arsitektur Microsoft© Net.
6.
Delphi 2007
Nah ini versi yang paling baru, dukungan dengan teknologi Web 2.
teknologi web generasi terbaru.
B. Pengenalan Aplikasi Delphi
7
C. Fungsi Komponen Delphi 7
Jendela IDE Delphi 7 mempunyai perangkat-perangkat yang dapat
dipergunakan untuk memudahkan seorang programmer dalam membuat program. Secara
default, Borland telah mengatur letak
perangkat-perangkat sedemikian rupa, perangkat-perangkat tersebut diantaranya :
1.
Menu
Menu pada Delphi memiliki kegunaan seperti menu pada aplikasi Windows
lainnya. Dari menu ini programmer dapat memanggil, menyimpan program, menjalankan
program, meremove komponen atau menambahkan komponen baru dan lain sebagainya.
Singkatnya segala sesuatu yang berhubungan dengan IDE Delphi dapat Anda lakukan dari menu.
2.
Speed Bar
Speed Bar atau yang sering juga
disebut toolbar berisi kumpulan tombol yang tidak lain adalah pengganti
beberapa item menu yang sering digunakan. Dengan kata lain, setiap tombol pada
Speed Bar menggantikan salah satu item menu. Sebagai contoh, tombol kiri atas
adalah pengganti File New, tombol disebelah kanannya adalah pengganti menu File
Open , dan seterusnya.
3.
Component Palette
Component Palette berisi
kumpulan icon yang melambangkan komponen-komponen pada VCL ( Visual Component Library ). VCL adalah
merupakan pustaka komponen yang dengannya Anda dapat membangun sebuah aplikasi.
Pada Component Palette, terdapat
beberapa tab, yaitu Standard,
Additionals, Data Access, Data Controls dan lain sebagainya.
4.
Object TreeView
Object TreeView berisi struktur
pohon yang menampilkan semua nama komponen yang telah Anda letakkan pada form
designer atau biasa juga disebut dengan hirarki seperti pada Windows Explorer .
5.
Object Inspector
Object Inspector digunakan
untuk mengubah karakteristik dari sebuah komponen. Ada dua tab pada Object Inspector , yaitu Properties dan
Events. Pada tab Properties Anda dapat mengubah nilai dari beberapa komponen yang
telah diletakkan pada form, sedangkan tab Events digunakan untuk menyisipkan
kode untuk menangani kejadian tertentu. Kejadian dapat dibangkitkan karena
bebarapa hal, seperti pengklikan mouse, penekanan tombol keyboard, penutupan
jendela dan lain sebagainya.
6.
Form Designer
Form Designer merupakan tempat
dimana programmer dapat merancang jendela aplikasi atau tempat untuk desain interface dari aplikasi Windows. Desain
form dilakukan dengan cara meletakkan komponen-komponen yang diambil dari Component Palette .
7.
Code Editor
Code Editor adalah tempat
dimana programmer menuliskan kode program yang pernyataan-pernyataannya dalam
bahasa Object Pascal. Hal utama yang perlu diperhatikan dalam Code Editor
adalah Anda tidak perlu menuliskan seluruh kode sumber karena Delphi telah
menuliskan semacam kerangka sumber.
D. Kelebihan-kelebihan Delphi
D. Kelebihan-kelebihan Delphi
Delphi menyediakan fasilitas
yang luas mulai dari fungsi untuk membuat form hingga fungsi untuk menggunakan
beberapa format file basis data yang populer (dBASE, Paradox, dsb). Fasilitas
Delphi yang akan dibicarakan dalam buku ini meliputi:
1. Komponen yang dapat dipakai ulang dan dapat
dikembangkan
Delphi mempermudah pembuatan
program bagi komponen-komponen. Windows seperti label, button dan bahkan
dialog. Sebagai contoh, dalam Windows, dialog untuk menyimpan file ditemukan
dalam banyak aplikasi. Dialog tersebut telah tersedia dalam Delphi dan dapat langsung
digunakan tanpa memrogram. Masih banyak lagi komponen yang dapat digunakan
untuk rnembuat aplikasi dalam Delphi.
2. Program yang terkompilasi
Kebanyakan lingkungan
pengembangan visual pada window menyatakan dapat mengkompilasi program. Namun
sebenarnya mereka hanya dapat mengkompilasi sebagian program dan kemudian
menggabungkan interpreter dan pcode sebuah file. Dengan cara ini didapatkan
eksekusi yang lambat. Di dalam Delphi program yang dihasilkan benar-benar
program yang terkompilasi tanpa interpreter
dan pcode sehingga dapat berjalan
lebih cepat. Program Delphi yang kecil dapat diserahkan dalam bentuk sebuah
file EXE tanpa harus menyertakan file DLL.
3. Kemampuan mengakses data dalam bermacam
format
Dalam Delphi terdapat Borland Database Engine (BDE) yang digunakan untuk mengakses format file data yang ada. BDE telah melalui beberapa tahap perkembangan. Sebelumnya BDE dikenal sebagai ODAPI, kemudian IDAPI, dan sekarang menjadi standar untuk akses semua jenis data yang ada saat Mi. BDE juga dapat mengakses Database Client/Server seperti Sybase SQL Server, Oracle, dan Borland Interbase. Bila dibandingkan dengan Microsoft ODBC, BDE lebih unggul dalam hal unjuk kerjanya. Ini karena BDE memiliki bentuk yang lebih mendekati format database tujuannya. Bab 6, "Menggunakan Komponen yang Berhubungan dengan Data" menunjukkan bagaimana menggunakan BDE dalam aplikasi.
Dalam Delphi terdapat Borland Database Engine (BDE) yang digunakan untuk mengakses format file data yang ada. BDE telah melalui beberapa tahap perkembangan. Sebelumnya BDE dikenal sebagai ODAPI, kemudian IDAPI, dan sekarang menjadi standar untuk akses semua jenis data yang ada saat Mi. BDE juga dapat mengakses Database Client/Server seperti Sybase SQL Server, Oracle, dan Borland Interbase. Bila dibandingkan dengan Microsoft ODBC, BDE lebih unggul dalam hal unjuk kerjanya. Ini karena BDE memiliki bentuk yang lebih mendekati format database tujuannya. Bab 6, "Menggunakan Komponen yang Berhubungan dengan Data" menunjukkan bagaimana menggunakan BDE dalam aplikasi.












0 komentar:
Posting Komentar